KEPERGIAN PEREMPUAN MISTERIUS
Setahun
lamanya, setelah kepergian velove. Semakin menambah suasana mistis itu di kelas
velove di kenal sebagai siswi paling misterius di kelas XI.ips2 , dia selalu
mengisi hari- harinya dengan merenung di bawah pohon yang rindang di tepi
sekolah tersebut, teman-temannya selalu bertannya apa yang terjadi dengan
velove ? mengapa dia selalu menyembunyikan jati dirinya dari teman-temanya
velove memang termasuk siswi baru di kelas itu, tetapi dua minggu setelah
bersekolah ia di kabarkan meninggal secara tragis di sebuah rumah tua di
kawasan belakang sekolah. Setelah kepergiannya ia meninggalkan jejak yang
sangat misterius tanpa seorangpun yang tahu penyebab kematiannya bahkan polisi
hanya dapat menyimpulkan bahwa velove nmeninggal akibat bunuh diri, tetapi
sebagian orang berfikir sepertinya tidak mungkin velove menghabisi dirinya
sendiri dengan luka sayatan di sekujur tubuhnya.
Beberapa
orang dan sebagian temannya mendatangi TKP [tempat kejadian perkara] di sana
mereka hanya menyaksikan rumah tua yang lapuk itu. Tidak ada sedikit pun
dipikiran mereka terlintas “ apa penyebab kematian velove” karena kedatangan
beberapa orang tersebut hanya ingin mengetahui seperti apa tempat kejadian
peristiwa tragis itu.
Diky,Ricky
dan Varen adalah teman sekelas velove, mereka yang dikenal cukup dekat dengan
perempuan misterius itu. Mereka bertiga sangat terpancing untuk mengetahui
sekaligus mengungkap misteri kepergian velove. Keesokan harinya mereka bertiga
sepakat untuk mendatangi kembali rumah tua itu, dengan berharap dapat menemukan
jejak misterius yang tersembunyi.
Tepat
pukul 20 : 00, kebetulan rickhy mempunyai rumah dekat dengan sekolah sehingga
ia hanya dapat menunggu teman-temannya menjemputnya, sudah sekitar 10 menit
ricky menunggu teman-temannya, tetapi mereka tak kunjung datang, akhirnya ia
memutuskan untuk pergi lebih dulu kerumah tua tersebut, memang di antara mereka
bertiga, hanyalah ricky lah yang mempunyai rasa penasaran dan ingin tahu yang
sangat tinggi, kalau teman-temannya selalu menyebutnya si raja kepo, dengan
menarik nafas panjang ia melangkahkan kakinya menuju rumah tua tersebut,
disepanjang jalan ia berusaha menghubungi dian dan varen tetapi tidak bisa.
Setelah
beberapa saat timbullah rasa takut yang membuat tubuhnya gemetar, sedikit demi
sedikit keringatnya mulai bercucuran dalam hati ia hanya bisa berdoa, sekalipun
doa apa yang ia panjatkan entah kenapa setelah ia melewati pohon besar di
pinggir sekolah keadaan berputar sangat cepat, mulanya ia tidak secemas ini,
tetapi setelah hampir sampai dirumah tua itu seakan-akan ia berada dalam gua
yang sangat gelap gulita, hanyalah suara krik dan dedaunan yang saling
bergesekan,sesekali ia menoleh kebelakang berharap dian dan varen segera
menyusulnya, tetap tidak ada sedikit pun tanda-tanda kedatangan mereka hanya
lah suara jejak kaki ricky yang paling menonjol di atas dedaunan kering yang
berserakan di halaman rumah tua tersebut, rasa takutnya pun bertambah setelah
melihat beberapa ekor kucing hitam berkeliaran di pinggir rumah tua itu. Entah
apa yang ada di pikiran ricky saat itu, ia hanya bisa diam dengan tubuh
gemetaran dan mata memandang suasana disekeliling rumah tua itu yang penuh
dengan suasana mistis.
Jam
menunjukan pukul : 21.06, belum ada tanda-tanda kedatangan kedua temannya itu,
di dalam hatinya tercampur sejuta rasa dari cemas,kesal,takut dan penasaran
yang sangat dalam, ia kembali melangkah kakinya sedikit demi sedikit sampai
dirumah tua itu. Dengan tangan yang basa dan gemetaran ia memegang gagang pintu
yang sudah hampir terlepas dari pintu itu. Setelah beberapa saat ricky terdiam
mendengar jejak kaki dari semak-semak yang tepat berada di depannya, sambil
sesekali mengedipkan mata ia tetap memfokuskan pandangannya kesemak itu dengan
harapan temannya muncul dari situ. Teryata dugaannya benar, tiba-tiba cahanya
muncul dari itu cahaya dari senter yang di genggam oleh dian dan varen. Dengan
legah ricky menarik nafas panjang, dengan muka sedikit kesal, ia berkata “
kenapa lama sekali kalian datang? Dian pun menjawab, tadi motor valen mogok
jadi kami harus mencari bengkel terdekat, tiba-tiba cerita mereka terhenti
setelah terlintas angin yang cukup keras menghantam pintu yang ada di hadapan
mereka. Seketika juga mereka panik dan ingin berlari tetapi rasa penasaran itu yang membuat mereka
menghentikan langkahnya.
Wajah
mereka saling berhadapan sambil memasuki ruang pertama di rumah itu, setelah
berada di dalam mereka berpencar, dengan harapan mendapatkan jejak yang mereka
cari, setelah melewati beberapa ruang, varen menemukan sapu tangan yang dapat
di jadikan barang bukti, hari semakin malam udara sekeliling pun terasa dingin.
Mereka memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Malam itu terasa sangat
panjang meskipun sebenarnya mereka hanya beberapa menit berada di rumah tua
itu. Dengan rasa kecewa mereka pun mengambil langkah untuk pulang, disepanjang
jalan mereka bertiga mengatakan, mungkin dugaan polisi itu benar bahwa velove
meninggal itu karna bunuh diri.
Keesokan
harinya mereka berangkat kesekolah sebagaimana biasanya, hari demi hari mereka
masi berusaha mengungkapkan misteri itu, tetapi tidak berhasil juga, hingga
tiba putus asa datang, karena sekian lama mereka ingin
memecahkan masalah ini tetapi masih juga gagal total.
Hari
ini mereka pun dilalui kembali dengan bahagia, sambil berharap velove tenang di
sana. Begitu lah cerita tentang siswi XI.ips2 yang datang dengan penuh misteri
begitupun pergi ia meninggalkan jejak-jejak yang sangat misterius.
Sekian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar