Tips Menjalani Skripsi untuk Mahasiswa Penakut
Bermacam masalah biasanya mewarnai perjalanan mahasiswa dalam perjuangannya
pada fase akhir studi yang digeluti. Masalah dalam penyelesaian skripsi
bisa datang dari banyak aspek, biasanya dari penentuan rumusan masalah,
kelengkapan literatur, sampai dengan dosen yang mengawasi mahasiswa dalam
pengerjaan skripsi yang biasa kita kenal sebagai dosen pembimbing.
1) Usahakan noticeable
Kamu bukan mahasiswa terkenal, kutu buku, atau seorang yang introvert?
Enggak perlu risau. Yang perlu kamu lakukan cukup menjadi ‘noticeable’ atau
dikenal. Caranya mudah, perkenalkan namamu, jurusan yang kamu ambil dan topik
skripsi yang akan kamu angkat. Pastikan pekenalan ini dimulai pada timing yang
tepat. Sebelum dosen mulai mengajar, setelah makan siang, atau saat awal
bimbingan. Biasanya pembimbing akan lebih memperhatikan skripsi mahasiswa yang
dia kenal cukup baik.
2) Jalin Komunikasi
Mintalah nomor kontak lengkap dosen pembimbingmu, dari nomor ponsel, nomor
telepon rumah, alamat email hingga alamat rumah dan kantornya. Percaya, deh,
pasti kamu akan butuh menghubunginya di luar jam kuliah atau bimbingan.
Dosen pembimbing bisa dikatakan cukup sibuk karena dia tak hanya mengurusi
skripsimu. Cari waktu yang tepat untuk ngobrol topik lain, biasanya saat dosen
tidak sedang mengajar atau menunggu jam bimbingan.
3) Prinsip “Putus Urat Malu”
Berani bertanya untuk kelengkapan data skripsimu, semisal literatur rujukan,
teknis pengumumpulan data, pemilihan sampel, sampai dengan prosedur penelitian.
Jika merasa yakin dengan data atau argumentasimu, kemukakan saja, minta kritik
dan sarannya. Catat semua kritik dan sarannya, hal itu berguna saat sidang.
Bawakan dosenmu buah atau kudapan saat jam bimbingan, kalaupun tidak dimakan
atau bahkan dimarahi, cuek saja.
4) Selesaikan Cepat dan Tepat
Jika kamu bisa mengerjakan skripsimu lebih awal dari yang dijadwal, itu
bagus. Kamu akan punya waktu lebih banyak dengan pembimbingmu untuk berdiskusi
mengenai kekuranganmu. Akan tetapi lebih baik lagi jika kamu mengerjakannya
dengan tepat, baik data maupun teknis penulisan.
Ingat, pekerjaan dosen bukan hanya mengurusi skripsimu, jadi jika kamu bisa
menyelesaikan dengan cepat dan tepat itu akan meringankan bebannya. Hal
tersebut akan berpengaruh terhadap sikapnya, bukan hanya padamu, tetapi juga
pada skripsimu.
Bagaimana blogger? silakan disharing di sini pengalaman pribadinya tentang
tips menyelesaikan skripsi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar